Ngeri! Dispatch Ngaku Digeledah Unit Investigasi Antikorupsi Gyeonggi Usai Membuat Penyelidikan Tentang Kematian Lee Sun Kyun

Alasan aktor Lee Sun Kyun meninggal dunia

Pada 23 Januari, Dispatch merilis berita eksklusif terbaru tentang penyelidikan mereka soal kasus mendiang Lee Sun Kyun. Dispatch menjelaskan bahwa Unit Investigasi Antikorupsi Kantor Gyeonggi Nambu melakukan penggeledahan dan penyitaan di kantor mereka. Penggeledaan dilakukan dengan alasan untuk mengetahui bagaimana ‘laporan kejadian’ polisi itu dipublikasikan. Ponsel dan laptop pelapor telah disita polisi.

Dispatch dan narasumbernya digeledah Kantor Distrik Gyeonggi Selatan karena melihat artikel ‘pernyataan terfragmentasi Lee Sun Kyun’ yang berisi tentang isi pesan Madam Lee dan antek-anteknya. Artikel itu dirilis sehari setelah meninggalnya Lee Sun Kyun. Isi berisi tentang bagaimana polisi menutup mata ketika Lee Sun Kyun diperas oleh pengedar narkoba tapi tidak melakukan penyelidikan secara menyeluruh hingga membuat aktor populer itu meninggal dunia.

Dispatch kemudian menjelaskan awal mula laporannya, di mana dimulai dari pernyataan polisi pada 18 Oktober 2023.

“Kami membuat laporan hanya dengan mendenagrkan apa yang dikatakan informan Shin OO dan Park OO. Ini adalah laporan sementara yang buruk dan bahkan tidak memahami faktanya,” tulis Dispatch dalam laporannya saat digeledah Unit Investigasi Antikorupsi Kantor Gyeonggi Nambu.

Secara singkat Dispatch menjelaskan bagaimana media lainnya juga turut membuat laporan tentang Lee Sun Kyun tanpa dilakukannya penyelidikan oleh polisi terlebih dahulu. Mulai dari 19 Oktober, di mana Surat Kabar Gyeonggi secara eksklusif melaporkan Lee Sun Kyun sedang diselidiki internal atas tuduhan narkoba.  Dampaknya, nama Lee Sun Kyun kemudian heboh karena terungkap ke media bahkan sebelum penyelidikan dimulai.

Lee Sun Kyun meninggal dunia. Inti permasahalannya adalah dikte polisi dan dikte media. Transkrip yang tidak terkait dengan kejadian tersebut perlu diungkap. Tidak hanya itu, pernyataan dengan konteks yang telah diedit dan siapa yang dalang yang menggoreng kasus ini hingga hanya terfokus kepada Lee Sun Kyun, padahal yang diselidiki kasus narkoba kelas atas.

Melihat hal itu, Dispatch beraharap bahwa penggeledahan yang dilakukan Kantor Distrik Gyeonggi Selatan ini tidak digunakan untuk menutupi korupsi yang dilakukan polisi. Dispatch menegaskan hal itu ‘polisi tidak menutupi korupsi yang dilakukan polisi’.

Saat ini, Dispatch menyuarakan posisinya dengan meminta polisi untuk menyelidiki dan membongkar siapa ‘dalang’ yang membuat pernyataan tentang kasus Lee Sun Kyun ke media Surat Kabar Gyeonggi pada 19 Oktober, siapa yang memberikan transkripnya ke KBS pada 24 November?

“Pada tanggal 26 Desember, siapa yang melontarkan pernyataan (terfragmentasi) tersebut ke JTBC? Saya berharap kebenaran akan terungkap melalui penyelidikan yang adil,” lanjut pernyataan Dispatch usai digeledah.

Dispatch juga menjelaskan bahwa dokumen yang dicantumkan dalam artikelnya selama ini, diperoleh dari pihak ketiga. Dokumen itu mengungkap kelemahan penyelidikan awal. Faktanya, laporan ini menunjukkan adanya masalah dengan polisi dan media.

Selanjutnya, Dispatch menegaskan, “Saya berharap penggeledahan dan penyitaan polisi tidak berakhir dengan penggerebekan rumah. Tidak cukup hanya memotong ekornya saja. Kita perlu fokus pada investigasi dan praktik pelaporan yang mendorong Lee Sun Kyun hingga batas maksimalnya,”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *