Selain Gumiho, Ini Lho 7 Legenda Urban yang Paling Menyeramkan di Korea

Bikin merinding, lho!

Woman's Face
Sumber: Pexels.com/Elina Krima

Setelah Korea Selatan mengeluarkan drama bertema legenda urban, ada banyak penggemar KDrama kemudian tertarik dengan kisah mistis di Korea Selatan. Tak hanya gumiho ( rubah berekor sembilan), ternyata Korea memiliki banyak legenda urban. Beberapa di antaranya, LapakKorea berhasil mengumpulkan 7 legenda urban yang paling menyeramkan di Korea Selatan.

Apa saja? Yuk, simak ulasan berikut ini.

1. Jeoseung Saja

VOICEOFGODYESHUA: MALAIKAT MAUT KESAKSIAN NN

Masyarakat Korea Selatan, percaya adanya makhluk pencabut nyawa. Eits, jangan bayangin oppa Lee Dong Wook sebagai pencabut nyawanya ya. Mahkluk ini, lebih seram dan lebih menyiksa dari pencabut nyawa lainnya. Sangkin ngerinya, Jeoseung Saja sering disebut sebagai Grim Reaper yang artinya sang pembawa jiwa ke alam baka.

2. Jayuro Gwishin

Historias de Terror de Corea: El Jayuro gwishin (자유로 귀신) - Coreacultura
Sumber: Coreacultura

Sosok misterius di pinggir jalan, juga menjadi sorotan hingga sekarang. Kali ini, sosok hantu berpakaian gaun warna putih dengan rambut panjang sering ditemui oleh masyarakat korea di jalan raya Goyang menuju Paju. Percaya atau tidak, beberapa masyarakat Korea Selatan mengaku pernah melihat sosok Jayuro berdiri di pinggir jalan.

Beberapa isu menyebutkan bahwa wanita itu mengenakan kacamata hitam. Namun, ada lagi yang mengungkapkan bahwa sosok wanita tersebut tidak mengenakan kacamata, melainkan itu adalah matanya sendiri. Terlihat warna hitam, karna ia tidak memiliki bola mata.

3. Cheonyeo Gwishin

Cheonyeo Gwishin, Legenda Hantu Perawan di Korea | Indozone.id

Cheonyeo Gwishin merupakan hantu perawan yang semasa hidupnya sering gagal nikah. Hantu ini gentayangan, mengenakan baju khas dari Korea Selatan. Karena, gagal menikah ia pun kini muncul dan mengambil nyawa pengantin baru. Duh, serem juga ini.

4. Tinta merah pertanda buruk

Ternyata,Sekolah Australia Dan Inggris Melarang Menggunakan Tinta Merah -  infosekayu.com

Jika di Indonesia, beberapa sekolah menggunakan tinta merah untuk menulis nama siswa atau memberi nilai merupakan hal yang baik, maka tidak dengan Korea Selatan. Korea Selatan mengakui bahwa jika tinta merah digunakan untuk menulis nama, maka hal tersebut pembawa maut.

Setiap orang berniat menuliskan nama seseorang dengan warna merah, maka itu dianggap dengan sengaja mendoakan orang tersebut meninggal. Atau bahkan, orang tersebut akan meninggal.

5. Cheukshin

Mystery of the world" - Cheuksin - Wattpad

Cheukshin merupakan sosok makhluk halus yang dipercaya keberadaannya, dan paling banyak diperbincangan di Korea Selatan. Hantu ini disebut sebagai hantu penunggu kamar mandi. Ia sering muncul di toilet, cermin kamar mandi hingga dari atas pintu kamar mandi.

6. Mul Gwishin

9 Kesalahan Pencahayaan di Rumah yang Nggak Boleh Disepelekan

Munshin merupakan makhluk astral yang dipercaya keberadaanya, sering muncul di balik pintu. Hingga sekarang, masyarakat Korea percaya, bahkan menyebutnya sebagai dewa pintu. Sangkin seremnya, hingga sekrang masyarakat terus melakukan penyembahan. Hal ini disebut sebagai Munjeon, yang bisa ditemukan di pulau Jeju.

7. Kipas angin pembawa maut

Wajib Kepo ! 7 Bahaya Tidur Pakai Kipas Angin - Pos Kupang

Jika tadi ada tinta merah yang dianggap sebagai pertanda buruk, di Korea Selatan juga percaya bahwa kipas angin juga bisa membawa jiwa melayang. Hal tersebut berlaku, jika kipas angin digunakan pada malam hari tepat waktu tidur.

Duh, sebenarnya bahaya juga kalau kipas angin digunakan saat tidur, karena secara medis mengungkapkan bahwa menggunakan kipas angin saat tidur tidak baik untuk kesehatan.

Nah, itulah 7 legenda urban Korea Selatan yang wajib kamu ketahui. Menurut kamu, yang mana nih cocok dijadiin film?

Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Cahaya Padang

We Have Only Today, Let's Begin!

One thought on “Selain Gumiho, Ini Lho 7 Legenda Urban yang Paling Menyeramkan di Korea

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *