Arti Lirik Lagu The Giving Tree Lee Seung Yoon, OST Drama Our Beloved Summer Episode 8

Bahkan jika itu adalah bagian kecil dari kenangan di suatu hari, itu akan dihargai di bagian terdalam dari hati kita, menjadi kegembiraan rahasia dan bayangan yang mendukung dan mengistirahatkan kita. Woong (Choi Woo-shik) dan Yeon-su (Kim Da-mi) menghadapi kenangan paling hijau dalam hidup mereka saat melewati waktu mereka sendiri.

Di bawah naungan pohon di awal musim panas, lagu The Giving Tree dari Lee Seung Yoon telah menawarkan gelitik yang menyenangkan seperti angin sepoi-sepoi dan istirahat yang nyaman.

The Giving Tree adalah lagu yang menggandakan garis emosional dalam adegan di mana ‘Woong’ dan ‘Yeonsu’ saling berhadapan dalam hujan yang tiba-tiba dengan kenangan masa lalu di episode 8. The Giving Tree salah satu OST Our Beloved Summer yang memberikan Kekuatan ekspresif menyebar secara dramatis di atas melodi piano, lalu memberikan suara dan resonansi yang bertahan lama.

Puitis banget, berikut lirik lagu The Giving Tree dari Lee Seung Yoon. Yuk, langsung dicek!

Lirik Romanization Hangul dan Terjemahan Bahasa Indonesia Lagu The Giving Tree – Lee Seung Yoon

Nopeun eondeok namucheoreom neoui gieogeun naege
Seperti pohon di atas bukit yang tinggi, kenanganmu adalah milikku

Swieossdaganeun pyeonhan geuneurieosseo
Itu adalah tempat teduh yang nyaman setelah aku beristirahat

Eoneudeot naega eoreuni da doeeobeorin jigeum
Cepat atau lambat, sekarang aku sudah tumbuh menjadi dewasa

Ajikdo nae ane da jaraji moshan meomulleo namaissneun gieok
Kenangan yang masih tersisa didalam diriku masih belum sepenuhnya tumbuh

You

Eonjena neul gateun naui gajang jaril
Kau selalu sama, tempat terbaikku

Tteonan jeok eopsneun neoe daehan gieok
Kenangan tentangmu yang tak pernah pergi

Eoneu eondeok namucheoreom neoui gieogeun naege
Seperti pohon di atas bukit, kenanganmu adalah milikku

Swieossdaganeun geuneurieossgo
Itu teduh saat aku beristirahat

Maju daheumyeon sseurarineun sangcheo gateun ireum
Ketika kita bertemu, namamu seperti luka yang menyakitkan

Tteeonael sudo eopsneun tteoreojiji anhneun ttakji gata
Ini seperti bekas luka yang tak bisa dihilangkan

Nugunga naege mureobomyeon hangsang
Setiap kali ada yang bertanya padaku

Gateun daedap nae gajang johassdeon nal
Jawaban yang sama, itu adalah hari terbaikku

Neul han kyeoni aryeossdeon machi eodingae dugo ondeushan
Selalu ada disatu sisi, seolah aku meninggalkannya di suatu tempat

Ijeul su eopsneun gieok
Kenangan yang tak terlupakan

Eoneu eondeok namucheoreom neoui gieogeun naege
Seperti pohon di atas bukit yang tinggi, kenanganmu adalah milikku

Swieossdaganeun geuneurieossgo
Itu teduh saat aku beristirahat

Maju daheumyeon sseurarineun sangcheo gateun ireum
Ketika kita bertemu, namamu seperti luka yang menyakitkan

Tteeonael sudo eopsneun
Itu tak bisa dihilangkan

Miwohal su eopsneun neoui ireumi naege deullimyeon
Ketika aku mendengar namamu, aku tak bisa membencimu

Ttodasi nae harun neoege chiyeo sal geot gataseo duryeowo
Aku takut di hari itu, aku akan berhadapan denganmu

Nopeun eondeok hollo issneun gureumnamu gateun
Seperti pohon sendirian di atas awan pada bukit yang tinggi

Nege gidaego sipeo
Aku ingin bersandar padamu

Maju daheumyeon sseurarineun sangcheo gateun ireum
Ketika aku mendengar namamu, aku tak bisa membencimu

Tteeo nael sudo eopsneun tteoreojiji anhneun ttakji gata
Ini seperti bekas luka yang tak bisa dihilangkan

Share

Cahaya Padang

We Have Only Today, Let's Begin!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *