Kronologi Kasus Eks Rapper Owen, Lontarkan Komentar Pelecehan pada Ryujin ITZY

Owen dikecam netizen atas komentarnya yang berunsur pelecahan, kepada salah satu anggota girl group ITZY yaitu Ryujin.

Kronologi

Hal itu, bermula ketika salah satu penggemar Ryujin menuliskan komentar “Sejujurnya, aku pikir rap Ryujin unnie lebih baik dibandingkan kamu [Owen], dikutip dari Koreaboo pada Sabtu (17/4/2021).

Entah kenapa, Owen malah merespon tanggapan penggemar Ryujin itu dengan kalimat melecehkan.

“Ya. Rap-nya dikandung dan lahir dari spermaku,” tulis Owen. Tak berlangsung lama, komentar tersebut akhirnya dihapus dan tentunya, hal itu membanjiri kolom komentar dengan mengincar Owen dengan kalimat marah dan kesal.

Kasus Owen

Kasus pelecehan yang terjadi kepada anggota ITZY itu, bukan pertama kalinya dilakukan Owen. Sebelumnya, Owen juga pernah berkomentar dengan bernada seksual ketika ia melakukan live streaming di akun Instagram miliknya.

Owen juga pernah terseret ke dalam kasus pemakaian ganja, yang akhirnya berdampak kepada program yang ia bintangi, yaitu SMTM 9. Meski sempat tampil di beberapa episode, wajah Owen akhirnya diblur, bahkan dihapus dari adegan.

Tak berhenti di situ, Owen juga pernah membuat komentar diskriminasi ras dan menyeret gerakan Black Lives Matter. Lagi-lagi, Owen membicarakan isu yang begitu sensitif di live Instagramnya.

“Mengapa aku perlu mengakui perjuangan orang kulit hitam? Mengapa aku harus melakukannya? Aku tahu apa kampanyenya. Aku tidak peduli, aku masih menghasilkan uang,”

“Boikot aku, katakan boikot aku. Tidak ada yang dapat kalian lakukan tentang itu.” ungkap Owen yang akhirnya berdampak kepada kariernya, dan tak pernah tampilkan lagi di program tv.

Tentunya, atas kesalahannya itu Owen akhirnya meminta maaf. Namun, untuk kasus Ryujin ITZY, sampai sekarang Owen belum memberikan respon berupa permemintaan maaf kepada ITZY.

Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Cahaya Padang

We Have Only Today, Let's Begin!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *