5 Alasan Orang Korea Jarang Naik Motor, Dianggap Berbahaya?

Alasan Orang Korea Jarang Naik Motor

Bagi para pecinta drama Korea pasti menyadari bahwa di Korea Selatan, jarang sekali terlihat pengendara motor. Rata-rata orang Korea memilih menggunakan mobil sebagai kendaraan pribadinya. Yaps, memang pada dasarnya orang Korea ini lebih memilih menggunakan mobil alih-alih motor lho.

Ternyata ada alasan tersendiri mengapa orang Korea lebih suka naik mobil dibandingkan naik motor. Kondisi ini tentu sangat berbanding terbalik dengan di Indonesia yang memanfaatkan motor untuk mobilitas. Kira-kira apa ya alasan orang Korea kurang suka naik motor? Yuk kita langsung ulas bersama LapakKorea lewat artikel di bawah ini.

1. Kondisi Cuaca atau Suhu Tak Menentu

Korea Selatan sangat memperhatikan keselamatan. Salah satu faktor yang membuat orang Korea jarang naik motor adalah karena Negara Gingseng tersebut punya cuaca atau suhu tak menentu.

Ketika musim panas atau musim dingin, suhu bisa berubah ekstrem. Seperti misalnya saat musim panas bisa mencapai lebih dari 39 derajat celcius dan ketika musim dingin mencapai lebih dari -20 derajat celcius.

Kondisi ini tentu tak baik bagi pengendara motor. Ketidaknyamanan suhu sekitar bisa membuat fokus pengendara terpecah dan khawatir membahayakan keselamatan.

2. Jalanan Korea Selatan Didesain untuk Kendaraan Roda Empat

Alasan orang Korea jarang naik motor berikutnya adalah karena jalanan di Korea Selatan memang didesain untuk kendaraan roda empat seperti mobil, taksi hingga bus.

Dukungan fasilitas ini tak ayal membuat mobil-mobil banyak yang memaju kecepatannya dengan kecepatan tinggi.

Kekhawatiran, bila terjadi kecelakaan, pengendara motor bisa terkena imbasnya. Warga Korea jadi menganggap naik sepeda motor jauh lebih berbahaya untuk keselamatan.

3. Harga Mobil Jauh Lebih Terjangkau

Alasan lain mengapa orang Korea jarang yang naik motor adalah karena harga mobil jauh lebih terjangkau. Bagaimana tidak, Korea Selatan merupakan salah satu negara yang memproduksi mobil-mobil canggih dan diekspor ke berbagai negeri.

Jadi alih-alih beli mobil dari negara lain, mereka lebih memilih membeli mobil dari dalam negeri yang harganya jauh lebih terjangkau. Belum lagi gaji orang Korea terbilang besar.

4. Image Pemotor yang Kurang Baik

Di Korea, pengendara motor ternyata punya image yang kurang baik, lho. Namun bukan berarti pemotor dilarang di Korea Selatan, ya.

Menggunakan sepeda motor biasanya hanya untuk orang-orang tertentu saja. Biasanya lebih sering dipakai oleh kurir antar makanan, pengiriman barang dan sejenisnya. Jenis motornya pun biasanya dari jenis matic, sederhana dan tak gagah layaknya moge (motor gede), ya.

5. Transportasi Umum yang Memadai

Faktor lain dari orang Korea yang jarang naik motor adalah karena di Korea Selatan sudah memiliki transportasi umum yang memadai.

Ada kereta api hingga bus yang menjangkau setiap sudut daerah. Belum lagi jadwal keberangkatan yang tepat waktu membuat orang Korea jadi nyaman menggunakan transportasi umum.

Kalau mau pakai jasa layanan taksi pun sangat mudah. Di samping itu, budaya orang Korea yang gemar jalan kaki jadi salah satu faktor pendukung. Mereka pun mungkin akan memilih menggunakan sepeda atau skuter alih-alih menggunakan motor untuk aktivitas sehari-hari.

Nah itu dia beberapa alasan orang Korea jarang naik motor. Intinya sih, orang Korea merasa bahwa naik motor ini tingkat keselamatannya jauh lebih minim dibanding mobil, ya. Alias, mereka ini menggap naik motor itu berbahaya untuk keselamatan.

Jadi mereka lebih memilih naik mobil atau transportasi umum karena merasa jenis transportasi tersebut cukup aman untuk keselamatan dalam aktivitas sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *